SEJARAH MAN

SEJARAH  KEBERADAAN 

MADRASAH  ALIYAH NEGERI  KEDIRI  I

KABUPATEN  KEDIRI

 

ASAL USUL DAN PERKEMBANGANNYA

Madrasah Aliyah Negeri  Kediri I, pertumbuhan dan perkembangannya dimulai sejak sekitar tahun 1960.  Pada tahun tersebut telah berdiri dan melaksanakan kegiatan operasional pembelajaran sebuah satuan pendidikan formal milik pemerintah cq. Departemen Agama dengan nama Pendidikan Pegawai Urusan dan Pengadilan Agama Negeri atau lazim disingkat dengan PUPPA Negeri Kediri.  Satuan pendidikan tersebut berdiri di lokasi wakaf tanah milik dari Bapak H. Hasan Syakur desa Kaliboto yang telah mewakafkan tanah miliknya di dusun Becek desa Kalirong untuk kepentingan pendidikan, berikut sejumlah bangunan gedung yang diperlukan untuk kegiatan pembelajaran dan Asrama pelajar pada saat itu.

Pendidikan Pegawai Urusan dan Pengadilan Agama Negeri Kediri, tercatat sebagai satuan pendidikan milik pemerintah cq. Departemen Agama yang pertama kali ada di Kabupaten Kediri, dengan status negeri dan semua siswa berikatan dinas.  Letak geografis lokasi satuan pendidikan ini sangat strategis ditinjau dari daya jangkau dan posisi jalur lalu lintas antar kota.  Posisi keberadan satuan pendidikan ini berada di tepi jalan protokol yang menghubungkan kota Nganjuk dan kota Kediri, dan berada di pintu gerbang masuk Kabupaten Kediri dan arah Nganjuk.

PUPPA Negeri Kediri menampung dan melayani siswa dari wilayah Indonesia bagian tengah mulai dari siswa setempat, siswa lintas Kabupaten/ Kota sampai siswa lintas propinsi.  Dalam perkembangannya, setelah produk program satuan pendidikan ini mungkin dianggap sudah cukup, maka pada tahun 1978 satuan pendidikan ini ditutup dan dialihkan fungsinya menjadi Madrasah Aliyah Negeri.

 

DASAR  PENDIRIAN MAN KEDIRI  I

Berdasarkan Surat KeputusanMenteri Agama RI nomor 17 tahun 1978 tanggal 16 Maret 1978 berdirilah Madrasah Aliyah Negeri Kediri I, di Kabupaten Kediri.

Penerimaan siswa baru tahun pelajaran 1979/ 1980 sudah berstatus sebagai siswa Madrasah Aliyah Negeri Kediri I, dan kebanyakan siswa Madrasah Aliyah Negeri Kediri I,  berasal dari daerah setempat dan lintas daerah berdekatan yakni dari daerah Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan sebagian kecil terdapat siswa yang berasal dari luar Propinsi Jawa Timur.

Perkembangan Madrasah Aliyah Negeri Kediri I mengalami proses pasang surut dalam kurun waktu yang dilaluinya, sesuai dengan dinamika kehidupan suatu satuan pendidikan yang melayani para peminat dan pendukungnya.  Selaras dengan perkembangan situasi dan lingkungan yang ada untuk pemanfaatan wakaf tanah milik sesuai peruntukkannya dan mendapat susana pembelajaran yang kondusif, lokasi kegiatan pembelajaran Madrasah Aliyah Negeri Kediri I dikembangkan di tempat yang masih tersedia dan memungkinkan.

 

PENGEMBANGAN LOKASI MADRASAH DAN PROGRAM PENDIDIKAN

Sejak tahun 1986 nadzir wakaf tanah milik dari Bapak H. Hasan Syakur mengijinkan Madrasah Aliyah Negeri Kediri I mengembangkan prasarana pendidikan di lokasi tanah wakaf yang masih tersedia di dusun Becek desa Kalirong.  Disepakati pengembangan gedung Madrasah ditempatkan di areal tanah wakaf sebelah barat laut dari gedung lama yang hanya dibatasi jalan masuk dengan gerbang di sebelah barat depan dari Rumah Dinas Madrasah Aliyah Negeri Kediri I, dengan luas tanah kurang lebih 8000 meter persegi.

Di tempat baru, prasarana pendidikan Madrasah Aliyah Negeri Kediri I cukup memadai, dan sarana penunjang pendidikan masih ada kekurangan seperti Laboratorium Bahasa, Laboratorium IPS, Ruang Ketrampilan dan sebagainya.  Di tempat lama, prasarana yang masih dimanfaatkan adalah Rumah Dinas Kepala dan Kaur TU, saat ini dihuni oleh guru Madrasah Aliyah Negeri Kediri I yang berasal dari luar daerah.

Program pendidikan Madrasah Aliyah Negeri Kediri I, sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini meliputi 2 program yaitu Program IPA dan Program IPS, Program Bahasa dan Program Agama serta ditunjang dengan berbagai program kegiatan Ekstra Kurikuler yang berupa:

  1. Seni Rebana
  2. Palang Merah Remaja
  3. Pramuka
  4. SKI
  5. Seni Baca Al-Qur’an
  6. Drum Band
  7. Mading
  8. Seni Bela Diri
  9. Rebana
  10. Olah Raga Prestasi
  11. English Club
  12. Karya Ilmiah Remaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *